Sambungan Baja WF

2 Cara Terbaik Menerapkan Sambungan Baja WF

Baja Utama Steel – Kebutuhan ruang dalam sebuah konstruksi bangunan sangat mempengaruhi penggunaan bahan salah satu yang bermanfaat dalam hal ini adalah sambungan baja WF. Sebab semakin besar sebuah konstruksi bangunan yang dibangun, maka material yang diperlukan juga akan semakin banyak dan besar. 

Sementara mayoritas produk material yang dijual oleh distributor besi baja hanya tersedia dengan ukuran tertentu. Salah satunya adalah baja atau besi wf yang membutuhkan sambungan baja wf untuk dapat menyambungnya menjadi ukuran yang lebih besar.

Panjang material konstruksi yang dijual distributor besi baja sangat terbatas tersebut membuatnya harus disambung agar dapat digunakan secara maksimal. Hal tersebut merupakan hal yang sering terjadi di dunia konstruksi yang dapat diatasi dengan memanfaatkan alat penyambung.

Oleh sebab itu untuk Anda yang ingin membangun konstruksi bangunan yang luas, dan sulit menemukan ukuran material yang tepat di distributor besi baja, maka ini adalah artikel yang tepat untuk Anda. Lanjutkan membaca.

Detail Sambungan Baja WF Yang Tepat

Detail sambungan baja wf sendiri terdiri dari 6 bagian. Detil-detil inilah yang akan sering Anda jumpai khususnya pada pengerjaan konstruksi dak baja. Hingga saat ini belum terdapat sistem yang lebih efektif dalam menyambungkan material baja selain dengan memanfaatkan metode baut dan las.

pengelasan besi baja wf
Image by WikiImages from Pixabay

Baca juga: 4 Keunggulan Menggunakan Kanopi Besi WF

Pemahaman Balok Serta Kolom Baja WF

Hal ini merupakan dua jenis elemen susunan yang dibuat dengan menggunakan material baja profil. Hal ini saling bersangkutan dan bekerjasama dalam menopang beban yang terjadi pada sebuah konstruksi bangunan. Meskipun dengan penempatan yang berbeda,  Tetapi perbedaan tersebut yang membuat peranan ke-2 elemen menjadi lebih detail.

Di mana kolom baja bekerja untuk menopang beban tekan aksial secara vertikal sedangkan balok baja menopang beban secara horizontal yang kemudian akan disalurkan ke tiang kolom. Simak informasi di bawah untuk mengetahui secara detail sambungan baja wf.

Baca Juga  Jangan Sampai Salah, Ketahui 3 Perbedaan Besi WF Dan H Beam Ini!

Anda perlu memahami kombinasi di antara balok dan kolom baja ini seringkali disebut dengan nama portal. Beberapa jenis pada balok serta kolom baja WF antara lain terdiri dari dua jenis yakni tatap muka antara balok dengan kolom dan gabung antara sesama  balok.

Permukaan Balok Pada Flange Kolom Baja WF

Perlu anda ketahui material yang dapat digunakan untuk kolom, atau balok adalah baja profil WF dan H-Beam yang umumnya banyak dijual oleh distributor besi baja. Di mana Ke-2 material ini sama-sama memiliki flange atau sayap yang dapat diikat dengan kolom dengan status penempatan yang terletak  pada sayap. Oleh sebab itu metode yang satu ini dapat anda jadikan referensi sebagai sambungan baja wf.

Model Sambungan Type A

Sambungan type A hampir serupa dan sama dengan detail 1. Hanya saja perbedaanya terletak pada  letak sambungan. Perlu Anda perhatikan karena join balok terdapat pada web kolom. Maka Anda perlu membuat lubang baut pada bagian kolom tersebut. 

Selain itu,  kemungkinan besar hal tersebut akan mengurangi kekuatan pada kolom. Hal tersebut dikarenakan tebal web (t1) umumnya selalu lebih tipis dibandingkan dengan flange. Yakni hanya sekitar 10 mm (Kolom menggunakan H-Beam 300x300x10x15).

Model Sambungan Type B

Apabila ingin menerapkan sambungan baja WF type B, Anda perlu melakukan pengelasan pelat lekat pada bagian web. Selain itu, apabila pelat lekat yang digunakan sebanyak dua buah, artinya proses pengelasan harus dilakukan sebanyak 2x. Hal itu dapat menyebabkan perlemahan kolom, khususnya pada bagian titik sambungan tersebut. Oleh sebab itu metode ini tidak begitu familiar hingga saat ini.

Model Sambungan Type C

Sedangkan untuk sambungan baja WF type C, merupakan tipe yang paling baik. Dimensi pada komponen sambungan baja yang satu ini sama dengan detail sambungan ke 3. Anda juga perlu mengetahui, balok tidak dapat secara langsung terhubung dengan web kolom, melainkan, harus memasang komponen tambahan terlebih dahulu dimana komponen tersebut terbuat dari bajai WF 250x125x6x9 belah. 

Perencanaan Sambungan Baja WF

Seperti ulasan diatas, dalam proses dan pembangunan konstruksi baja, sambungan antar  baja menjadi hal yang harus dipahami dengan detail. Hal ini tentunya dikarenakan titik sambungan antar baja merupakan area dengan kekuatan paling lemah dalam menopang gaya yang bekerja yakni gaya Tarik baja. Secara umum sambungan baja wf terdiri dari 2 tipe.

Baca Juga  Rangka Baja: 4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakannya

Menggunakan Metode Baut

Karena ukuran yang dijual oleh distributor besi baja terbatas, Sambungan baja WF yang pertama dapat dilakukan dengan menggunakan metode baut (bolt Connection) di mana sambungan baja yang satu ini pada umumnya menggunakan beberapa baut yang digunakan sebagai pengikat nya. Adapun jenis baut yang umumnya digunakan adalah baut tipe 8.8 (JIS 8.8) serta baut ASTM-325

Menggunakan Metode Las

Proses penyambungan baja WF yang kedua dapat memanfaatkan bantuan metode Las atau Welded Connection. Sambungan baja yang satu ini umumnya memanfaatkan elektroda atau kawat las sebagai alat pengikatnya. Jenis elektroda atau kawat las yang umum nya digunakan dalam metode ini adalah tipe RD yang memiliki spesifikasi kawat las e60 xxx serta kawat las jenis LB yang memiliki spesifikasi berupa kawat las e70 xxx. 

Detail sambungan balok baja WF ini dapat anda gunakan untuk sambungan komponen struktur lain juga. Namun pastikan untuk memperhitungkan terlebih dahulu kekuatan dari baut mur. Contohnya saja type B, selain digunakan untuk sambungan balok kantilever, konsol serta kuda-kuda. Juga dapat Anda gunakan pada regel (tie beam). Dengan satu syarat, semua material harus terbuat dari profil baja WF atau H-Beam.

Baca juga: Jual Besi Wf dengan Kualitas Terbaik

Tujuan Sambungan Baja WF

Karena terbatasnya ukuran material yang dijual oleh kebanyakan distributor besi baja, material yang satu ini bertujuan untuk memperpanjang ukuran material menjadi sesuai dengan yang dibutuhkan, sambungan baja WF juga bertujuan memanfaatkan waste proyek yang umumnya diterapkan oleh kebanyakan kontraktor. 

Secara logika, dengan terbatasnya produk yang dijual oleh distributor besi baja dan Anda memiliki bahan yang layak pakai, tentunya tidak ada salahnya untuk menggunakan atau menyambungnya dengan material lainnya.  Lalu, apakah menyambung material menyalahi aturan? Tentu tidak. apabila dilakukan dengan melalui prosedur yang benar. 

Baca juga: Fungsi dan Macam-Macam Besi yang Wajib Anda Ketahui!

Cara Pengaplikasian Sambungan Baja WF

Apabila ingin memanfaatkan baut sebagai sambungan baja WF, pastikan semua komponen  sambungan balok telah melalui proses perhitungan struktur yang tepat. Antara lain 

  • Menggunakan menggunakan plat baja T=8 mm untuk kopel flange bagian luar dan sisi dalam.
  • Menggunakan menggunakan plat baja T=6 mm untuk kopel web sisi kanan dan kiri.
  • Gunakan baut mur HTB (A325) Ø3/4” untuk menyambung area web. 
Baca Juga  7 Jenis-Jenis Atap Spandek Serta Kelebihannya

Selain baut Anda dapat memanfaatkan metode las saat ingin menyambungkan material yang dijual oleh distributor besi baja iniMaterial yang anda perlukan dalam metode ini tidak banyak, hanya 2 jenis, yakni:

Plat baja dengan ukuran T=16 x 280 x 450 mm yang berguna sebagai kopel flange pada bagian luar. Selain itu, untuk kopel web dapat menggunakan plat baja dengan ukuran  T=8 x 225 x 300 mm.

Sementara itu untuk proses pengelasan sambungan baja WF wajib dilakukan secara keliling dengan ketebalan las kopel flange sebesar ≤ 9 mm, sedangkan untuk bagian  web sebesar  ≤ 5 mm. 

Itu dia penjelasan seputar sambungan baja WF serta metode yang dapat digunakan saat proses penyambungan. Temukan baja dan besi WF pastikan untuk membelinya melalui distributor besi baja terlengkap yakni Baja Utama Steel yang menawarkan berbagai jenis besi dan baja dengan kualitas terbaik. 

FAQ Mengenai Sambungan Baja atau Besi WF

Apakah besi WF bisa disambung?

Ya, besi WF bisa disambung dengan menggunakan metode Las atau Welded Connection. Proses penyambungan menggunakan elektroda atau kawat las sebagai pengikatnya. Metode ini umum digunakan untuk menghasilkan sambungan yang kuat dan tahan lama.

Apa bedanya WF sama H Beam?

Perbedaan antara besi WF dan H Beam adalah pada dimensi ukurannya. Jika lebar dan tinggi sama, misalnya 150 mm x 150 mm atau 200 mm x 200 mm, maka itu adalah H Beam. Namun, jika ukuran dimensinya berbeda, misalnya 400 mm x 200 mm atau 300 mm x 150 mm, maka itu adalah besi WF. Sehingga, perbedaan bentuk dan dimensi adalah cara termudah untuk membedakan keduanya.

Sambungan apa sajakah yang digunakan untuk konstruksi baja?

Ada tiga jenis sambungan yang umum digunakan untuk konstruksi baja, yaitu sambungan paku keling, sambungan baut, dan sambungan las. Dalam pembangunan konstruksi bangunan, batang baja menjadi salah satu komponen utama yang digunakan. Dengan menggunakan sambungan-sambungan ini, konstruksi baja dapat memiliki kekuatan dan kestabilan yang optimal.

Baja WF untuk apa?

Baja WF digunakan untuk menahan tanah dan membangun struktur seperti dinding, jembatan, dan lainnya. Dengan kekuatan yang tinggi, baja WF mampu memberikan kestabilan yang dibutuhkan pada konstruksi.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *